Catatan Dr. Uli Kozok

Pemerhati Bahasa dan Budaya

Berita lain dari Sumatra

with 2 comments

Berita Lain dari Sumatra

BRMG 1878 hal. 170-171

Semua sahabat zending yang membaca tentang peristiwa di Sumatra pada edisi yang lalu, tentu sudah penasaran ingin mengetahui kelanjutan ceritanya. Belum banyak yang sejak itu kami ketahui, tetapi berita yang kami dengar adalah berita yang penting, dan insya Allah, baik.

Pasukan tambahan di bawah Kolonel Engels yang awal Maret dikirim dari Sibolga untuk membantu pasukan yang bertempur di Bahal Batu tiba tepat pada waktu. Sebelum kedatangannya serangan Batak ketiga juga berhasil ditangkis. Sesudah pasukan tambahan tiba maka Belanda merasa cukup kuat untuk melancarkan serangan.

Dari Bahal Batu mereka menuju arah barat ke Butar dan menaklukkan kampung-kampung yang berpihak pada musuh. Pada waktu itu pasukan juga datang ke kampung kawan kita yang lama, Ompu Baliga Bosi, yang dahulu pernah memberi perlindungan kepada penginjil Heine dan Johannsen namun selanjutnya pindah ke kubu musuh. Kampungnya diserang dan dibumihanguskan. Dari situ mereka maju ke arah timur ke Lobu Siregar yang letaknya di utara dari Bahal Batu. Di situ mereka, pada tanggal 20 Maret, membakar beberapa kampung. Bersama dengan pasukan datang pula Residen dari Sibolga ke Silindung yang meresmikan aneksasi Silindung, dan, tidak bisa diragukan lagi, Pangaloan dan Sigompulan, dan Silindung dinyatakan menjadi wilayah taklukan Belanda. Kejadian selanjutnya dapat kita menanti dengan tenang. Yang penting, mara bahaya yang belakangan dihadapi oleh penginjil dan zending kita kini sudah berlalu, dan dapat diharapkan agar perang yang sudah dimulai pihak Belanda dengan penuh kemenangan dapat diselesaikan penuh kemenangan pula.

Mengingat kondisi yang sekarang, para penginjil setuju dengan kita bahwa sebaiknya seluruh Toba ditaklukkan saja. Untuk zending kita hal itu berarti akan adanya perubahan secara mendasar dan kita perlu mengerahkan semua tenaga untuk memanfaatkan ketika yang mujur ini.

Pada tahun yang kita merayakan hari ulang tahun zending ini barangkali misi Batak bisa mengalami kemajuan yang sama besar yang telah dialami zending Basel dengan penginjilan di Tiongkok.

Written by Uli Kozok

4 Juli 2009 pada 12:31

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yth. DR. Uli Kozok

    Saya mendapatkan data dan gambar photo tahun 1890 “Radja Israel” dari google di KITLV Belanda seperti di bawah ini. Dan menurut keterangan dan silsilah Keluarga Sinaga di Prapat dan Tuan Labuhan Asmin Damanik Jambur Na Bolag Sipolha (Puang Bolon / Opung boru Saya Jinim Sophia Boru Sinaga adalah putri satu-satunya dan 8 laki-laki anak beliau. Beliau Kristen pertama di Prapat dan bergelar Sintua Radja Israel Sinaga adik Kandung Raja Ompu Bangbang / Raja Galumbang Laut Tawar Sinaga Prapat dan anak ketujuh / Bungsu dari Raja Ompu Togadolok Sinaga Sidabariba Parapat.

    Kami mohon DR. Uli Kozok meneliti beliau Sintua Radja Israel Sinaga, karena beliau termasuk pemimpin / pelindung / raja Kristen pertama di Prapat di tepian Danau Toba.

    Catatan Tulisan :
    …….Lalu datanglah penginjil Nommensen, Püse, Simoneit, dan Israel. Sebagian besar Silindung berjanji untuk membela para penginjil dan melawan jika diserang. Para raja Bahal Batu pun menyatakan akan membela kami, dan Portaon Angin[52] malahan mengatakan musuh terlebih dahulu harus membunuh kalau mau mengancam kami. Simoneit dan Israel tinggal di sini untuk membantu kami kalau-kalau pos diserang musuh………

    ……..Dalam perjalanan kami bertemu dengan Israel yang juga ikut dengan kami. Setiba di Bahal Batu kami mendapatkan penduduk kampung duduk di luar kampungnya dengan membawa lembing dan bedil. Setiba di pos zending datanglah Partaon Angin yang sudah tua itu dan kami memberitahu bahwa kami datang untuk menjemput Saudari Metzler sementara Penginjil Simoneit dan Israel tetap di situ dengan penginjil Püse…….

    Terima Kasih.
    Hormat Kami. GBU. Amien.

    Parlindungan Damanik

    10 Juli 2010 at 21:16

  2. Yth DR. Uli Kozok
    Apakah saya bisa dapat cerita tentang Dr. I.L. Nomensen yang datang ke Tanah Batak pada tahun 1864 – 1871 di Silindung Terimakasih

    Asima Tobing

    22 April 2016 at 10:46


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: